Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Enak Dan Tidak Enaknya Menjadi Seorang Pemimpin

Namaku Triadi Nur Fadilah, aku lebih akrab dipanggil fadil, triadi, atau juga dull, dan aku juga seorang ketua PASKIBRA di sekolah. Waktu pertama kali dipilih, aku merasa bangga sekali. Teman-teman seperjuangan menyoraki namaku, dan aku merasa keren. Kupikir jadi pemimpin itu mudah, tinggal memberi perintah, lalu semua berjalan lancar. Tapi ternyata tidak begitu. Kadang teman-teman sulit diatur. Ada yang ribut saat rapat, ada yang malas kalau diberi tugas, bahkan ada yang bilang, “Biar Triadi saja yang kerjain, kan dia ketua.” Aku jadi merasa sendiri. Waktu persiapan acara paskibra, aku benar-benar pusing. Ada yang tidak datang latihan, ada yang marah-marah karena idenya tidak dipakai.Dan aku hampir menyerah. Tapi ayahku bilang, “Pemimpin itu bukan yang paling enak, tapi yang paling kuat menanggung tanggung jawab.” Kata-kata itu membuatku berpikir lagi. Akhirnya aku mencoba lebih sabar. Aku mulai mendengarkan teman-teman, membagi tugas dengan jelas, dan ikut bekerja bersama mereka. Pel...

Anak Terakhir

Aku Triadi, aku adalah anak terakhir di keluargaku menurutku, menjadi anak terakhir bukan sebuah kisah yang mudah mungkin dalam pikiran orang-orang, anak terakhir adalah anak yang akan terus menjadi anak yang paling manja dan merepotkan. Tapi, kenyataan berbanding terbalik dengan apa yang diucapkan orang-orang, aku memang pernah manja, merepotkan pun sering, tapi kurasa semua akan ada masanya, karena itu semua terjadi sebelum anak kecil ini tumbuh besar. Seiring berjalannya waktu, aku pun mulai mengerti banyak hal, aku semakin bingung dengan satu hal, kenapa orang-orang beranggapan bahwa kehidupan seorang anak terakhir itu mudah? Padahal yang sebenarnya terjadi, menjadi anak terakhir adalah salah satu hal terberat di hidupku, terkadang aku merasa kesepian karena kedua saudaraku lebih dulu meninggalkan rumah.  Serta aku pun terkadang selalu dibayang-bayangi oleh rasa cemas dan takut, takut akan kegagalan,  takut akan mengecewakan kedua orangtuaku ketika aku gagal. Sangat salah ...